CANDI CHETO & CANDI KETHEK KARANGANYAR

CANDI CETHO & CANDI SUKUH

Berikut ini adalah fasilitas yang ada di wisata candi cetho:

TEMPAT PARKIR

TOILET

MUSHOLA

RUMAH MAKAN/WARUNG

Sejarah Candi Cetho

Situs Candi Cetho pertama kali ditemukan oleh Van der Vlis pada tahun 1842. Hasil penelitiannya diteruskan oleh WF Stuterheim, KC Crucq, dan AJ Bernet Kempers.

Baru pada tahun 1928, Dinas Purbakala Hindia Belanda (Commissie vor Oudheiddienst) mengadakan penelitian, ekskavasi dan rekonstruksi.Candi yang bercorak agama Hindu ini diperkirakan selesai dibangun pada tahun 1475 M (sekitar 1397 Saka).  

Read More

Filosofi Candi Cetho

Secara filosofis, arti dari nama Cetho adalah “nyata” atau “jelas,” jelas dari pandangan manusia maupun gaib. 

Selain menjadi jalur pendakian, tempat ini masih digunakan untuk peribadatan masyarakat Hindu dan juga para penganut Kejawen sekitaran Karanganyar. 

Candi Cetho Karanganyar juga menjadi tempat favorit bagi para kaum spiritualis. Sebelum berkunjung ke candi ini, ada beberapa tingkatan teras yang wajib diketahui.

Read More

Sejarah Candi Kethek

 

Dari temuan arca dan bentuk bangunan berupa punden berundak mirip piramida seperti halnya candi-candi di lereng barat Gunung Lawu, diduga Candi Kethek dibangun pada sekitar abad ke-15 hingga abad ke-16.

Seperti halnya Candi Cetho dan Candi Sukuh, Candi Kethek dibangun pada akhir kekuasaan Kerajaan Majapahit. Candi Kethek memiliki empat teras berundak di mana masing-masing terasnya dihubungkan dengan tangga. Dari depan, bentuk bangunannya mirip piramida, tetapi tidak memiliki ruangan. Teras keempat diperkirakan menjadi tempat berdirinya bangunan utama. Pada anak tangga paling bawah terdapat arca kura-kura, yang menjadi petunjuk corak keagamaan candi ini.

Read More

Candi Kethek

Satu hal yang perlu diperhatikan saat akan mengunjungi Candi Cetho adalah kondisi jalannya cukup terjal, terutama usai Kebun Teh Kemuning. Oleh karena itu, dibutuhkan kendaraan yang kuat menanjak dan kemampuan berkendara untuk melaluinya.

Jalan setapak ini juga merupakan jalur pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho sehingga pengunjung kerap berpapasan dengan pendaki gunung. Pertama jalan alan akan menurun sampai ke sungai yang mengering. Setelah itu, kondisi jalan akan sedikit menanjak. Meski demikian, Candi Kethek sudah tidak lagi jauh.

Read More

INFORMASI ;

LOKASI

Candi Cetho terletak di Desa Ceto, RT.01/RW.03, Cetho, Gumeng, Kec. Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Tepatnya, candi ini berada di kaki Gunung Lawu sehingga udara di sana begitu sejuk dan menenangkan.

HTML

Harga tiket masuk Candi Cetho, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp10.000 untuk domestik dan Rp30.000 untuk pengunjung mancanegara.

Harga tiket masuk Candi Kethek sangat terjangkau, yakni Rp7.000 per orang.

JAM OPERASI

Kompleks Candi Cetho dan Candi Kethek dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai dengan 17.00 WIB.

BIODATA

NAMA ZULI ATUN KHARIMAH
KELASXI TJKT 4
ALAMATKWAGEAN, GENTUNGAN, MOJOGEDANG. ARANGANYAR
TTLKARANGANYAR 22 JULI 2007